
Setelah kemarin kita membahas CF 22 day 1, sekarang waktunya kita lanjut muter-muter di CF 22 day 2. Dengan flaw yang lebih santai CF 22 day 2 ini biasanya sih pacenya lebih santai, kalo bahasa sekarang sih slow living. Tapi, apa bener CF day 2 itu selalu slow living?
Biasanya di hari kedua, banyak dari booth dagang circle yang barang-barangnya sudah banyak habis terjual di hari pertama, bahkan ada booth circle yang belum sampai siang hari di hari pertama semua barangnya sudah sold out. Iya sold out, habis, gaada sisa. Namun hal tersebut bukanlah patokan pasti bagi hampir 1500 circle lainnya. CF day 2 adalah ajang habis-habisan, final effort yang akan menentukan. Apakah pembelinya turun di day 2? Tidak. Justru para pembeli yang mugkin tadinya masih ragu “beli gak ya?” di day 2 malah jadi lebih yakin untuk sikat barang incarannya.
DAY 2? ITS WIBU TIME!.

Kalau kemarin pada saat day 1 kita melihat cukup banyak pengunjung non wibutachi yang hadir, di day 2 ini rasanya tidak begitu. Sepengamatan saya berkeliling saya melihat justru para wibutachi semakin lepas dalam mengekspresikan dirinya. Mengeluarkan energi yang mungkin saat day 1 kemarin masih kita simpan. Tapi gak sedikit juga yang udah mulai bingung karena pegal-pegal di day 1. Tubuh mungkin udah kasih alarm, tapi jiwa masih ingin berekspresi lepas. Sebegitunya moment keseruan dan kebersamaan para wibutachi di CF sampai selalu bisa menyihir kita lewatin batas limit capek fisik kita. Apakah day 2 tetap ada pengujung non wibutachi? Jelas, ada. Tapi dari pengamatan yang saya lihat, day 2 ini lebih didominasi oleh kegiatan dari para wibutachi, terutama para wibutachi-wibutachi yang pada day 1 belum sempat hadir ditengah-tengah kita.
COSPLAY GATHERING UMAMUSUME INDONESIA


Ada 1 kegiatan yang sangat saya nantikan untuk saya liput pada CF day 2, yakni acara Cosplay Gathering Umamusume Indonesia. setelah saya mendapatkan izin dan diperbolehkan oleh para panitia pelaksana untuk meliput tentang keseruan dari Cosplay Gathering saya langsung bersiap di lokasi cosgath yang berada halaman hal 8 dan 9. cosgath ini terbagi menjadi 2 sesi yakni sesi pertama yang dimulai pada pukul 14:30, lalu sesi kedua pada pukul 15:30. Cosgath ini juga cosgath lanjutan dari cosgath yang dilakukan pada CF seri sebelumnya yang mana cosgath tersebut juga mendulang kesuksesan besar. Berdasarkan wawancara singkat saya dengan panitia pelaksana, cosgath pada CF 22 kali ini diikuti oleh lebih banyak peserta, dan sukses melanjutkan tren positif cosgath yang sebelumnya diadakan pada CF 21 kemarin. Selain kesuksesan dalam pelaksanaan kegiatan dan acaranya, cosgath ini juga sukses menghadirkan banyak cosplayer ternama baik dari dalam negeri maupun mancanegara sebagai partisipannya.
THE AFTER PARTY

“Wah sudah jam 6 sore, CF sudah selesai nih”, Well saya harus bilang ya, dan tidak. Semua aktivitas berjualan circle normalnya sudah selesai dari jam 5, yaa masih ada sih yang jualan tipis-tipis, tapi ya sambil beresin barang dan bersiap kembali pulang ke hotel atau rumah masing-masing untuk beristirahat menyambut hari senin esok. Tapi gak, CF belum sepenuhnya usai. Pusat kebisingan itu bergeser ke hall 10. Dengan iringan musik dan lagu-lagu anisong dari op dan ed anime lawas, maupun yang sedang happening, mereka yang masih bertenaga serentak pergi kesana untuk all out dan bersenang-senang. Nyanyi, gas. Joget, ayok. Anything what makes you fun, lets rolling! Apa itu lelah, ayo kita habiskan seluruh tenaga kita malam ini. Gema musik dan teriakan “Oi! Oi!” memenuhi ruangan, suasana yang ramai dan energik namun tetap terasa hangat karena ini adalah moment menuju akhir, dan saat semua kemeriahan itu akhirnya harus berhenti dan berakhir, maka keseruan dan perjalanan di CF 22 resmi telah tuntas dan selesai.
CF 22 DAY 2 : PENUTUP YANG ……
Secara keseluruhan, pelaksanaan CF 22 day 2 adalah moment yang sangat menyenangkan. Secara esensi sih masih sama kaya day 1. Saling bertemu, saling berbincang, saling bercanda dan bersuka ria bersama. Tapi ada 1 hal yang bikin itu semua terasa berbeda di day 2, yakni moment. Kalau di day 1 kita lakuin semua itu dengan rencana, di day 2 kita lakuin itu semua dengan lebih menghayati momentnya. Keseruan yang akan segera berganti jadi rutinitas kerjaan, teman yang kita temuin hari ini akan ganti dengan orang lain yang biasa kita temuin di kesibukan masing-masing, suasana yang mungkin akan kita rindukan selama 6 bulan kedepan, tapi anehnya, sesedih apapun perasaan kita yang harus merelakan kalau CF sudah selesai hari ini, kita tetap bahagia dan menantikan moment ini datang lagi. Kita berangkat ke CF sebagai layaknya sebuah acara, tapi beberapa dari kita pulang dari CF sebagai seseorang yang harus meninggalkan rumahnya untuk sementara waktu untuk menjalani kehidupan yang lainnya.
