Comifuro adalah acara wajib bagi wibu Indonesia, bahkan sampai disebut sebagai umroh-nya wibu. Tapi untuk sebagian besar wibu seperti penulis, Comifuro adalah impian yang sulit dicapai karena keterbatasan jarak dan biaya. Ini adalah POV penulis yang akhirnya mendapat kesempatan untuk mengikuti salah satu event wibu terbesar di Indonesia.
Tidak Seburuk yang Ada di Media Sosial
Tidak ada event yang sempurna, tapi ternyata Comifuro tidak seburuk yang ada di sosial media. Masih banyak kekurangan di Comifuro yang bisa diperbaiki, tetapi penulis melihat usaha Comifuro untuk terus berbenah.
Ada Bis Gratis
Salah satu kekhawatiran penulis ketika hendak datang ke Comifuro adalah transportasi. Sebagai pendatang, ini tentu menjadi masalah besar. Tapi ternyata Comifuro mengantisipasi hal tersebut. Pengunjung yang menggunakan transum bisa naik KRL Rangkasbitung dan turun di Stasiun Cisauk. Keluar dari stasiun Cisauk, bus shuttle menuju Comifuro sudah menunggu. Biasanya wibu mengantre panjang untuk naik bus ini jadi sepertinya sulit untuk salah masuk bus.
Ekspektasi Ngevent Wibu, Realita Jalan Sehat
Penulis tahu jalan-jalan di pasar wibu terbesar di Indonesia pasti capek. Tapi penulis tidak tahu kalau 1 hall ICE BSD itu setara 2-3 kali pasar wibu di kota lain, dan Comifuro menggunakan 3 hall untuk booth circle saja. Entah berapa kilometer yang penulis lalui ketika mengitari booth-booth ini. Yang pasti, penulis merasa persewaan sekuter listrik dan kursi pijat akan sangat laris di event ini.
Mencari Komik Masih Gampang-Gampang Susah
Mendengar nama “Comic Frontier”, maka sangat lumrah kalau ekspektasi penulis adalah surganya komik lokal. Meskipun komik masih sangat mudah ditemui di berbagai booth, tapi Comifuro rasanya masih jadi tempat yang kurang pas untuk berburu komik. Yang penulis rasakan ketika mencari komik bagus adalah lelah berjalan saat mengitari booth Comifuro. Tetapi saat melihat booth Gramedia/Koloni di dekat pintu masuk, penullis jadi terbesit ide, “Apakah bisa Comifuro menyediakan booth khusus yang menampilkan komik-komik yang dijual di event ini?” Tujuannya supaya pengunjung bisa skimming komik-komik di satu tempat tanpa harus mengitari ratusan stand.
ES TEH DUA PULUH RIBU
Tidak perlu dijelaskan, semoga yang jual harinya senin terus.
