The last day is here. Saya cukup bangga bisa mengikuti perhelatan event sebesar ini selama 3 hari penuh sampai detik penghabisan.
Berhubung energi sisaan pasca event semakin menipis, ga perlu ba-bi-bu lagi, langsung saja ini dia rangkuman AFAID25 day 3.
Situasi Hari Terakhir

Hari terakhir biasanya ada clearance sale. Stok sudah mulai menipis, terlihat dari beberapa barang yang sudah menghilang dari display. Tampak hari ini saya sudah tidak bisa berharap untuk mendapat Flazz stok terakhir.
AkibaCos Matsuri juga diadakan di hari ketiga AFAID, dengan celebrity cosplayer yang menjadi dewan juri antara lain, BaoBao, Thames Malerose, Weian Vann, dan YingTze. Para cosplayer yang mengikuti kompetisi ini memperebutkan total hadiah lebih dari 10 juta. Mereka diberikan waktu perform dengan properti dan aksi mereka selama pertunjukkan. Bakat-bakat luar biasa dari cosplayer Indonesia bisa terlihat di sini membuat para juri terpukau.
Para performer yang sudah tampil selama 3 hari penuh juga menuntaskan aksi panggungnya dalam penampilan terakhir di AFAID25. Terima kasih untuk Karin, Lienel, Picco, dan Takenoko Boy yang sudah menghibur penonton selama 3 hari non stop. Hope we see you soon again!
Experience Rumah Hantu

Hari ini juga merupakan hari terakhir uji coba gratis masuk wahana horror MEIZU x SHADOW CORRIDOR. Atraksi rumah hantu ini dibawakan langsung oleh OBAKEN, sebuah gurup hiburan horor asal Tokyo yang sudah berpengalaman sejak 2012.
Shadow Corridor adalah game horor Jepang 3D yang mendapat banyak pujian yang dikembangkan oleh Kazuki Shiroma. Buat kalian yang belum sempat atau masih ingin mencoba, kalian bisa menikmatinya kemabli di FX Mall Sudirman, Jakarta Pusat, mulai dari Friday the 13th yaitu pada hari Jumat, 13 Juni hingga Sabtu, 12 Juli 2025. Tiketnya bisa dibeli langsung di tautan ini.
Community Spotlight

AFAID kali ini juga menghadirkan area khusus komunitas yang pertama kali hadir di AFA. Mulai dari komunitas fighting game hingga Game Dev dari FTI Untar. Kalian bisa mencoba beragam permainan dari board game, VR, dan game fighting di sini sembari melihat pertunjukkan dari community stage.
Di panggung komunitas, Little Harmony Orchestra tampil 2 kali di day 3 menghibur para penonton dengan ensemble-nya. Ada juga Odojoget Project yang membuat pengunjung bergoyang mengikuti irama dan gerakan dari lagu-lagu Jepang.

Sumippe then.. Ghibli at the Last
Day 3 AFAID25 menghadirkan seiyuu kawakan asal Jepang, Uesaka Sumire. Pengunjung bisa bertemu dengan sang idola lewat Meet and Greet, dilanjutkan dengan day stage pukul 15.00 WIB. Sumippe, begitulah julukannya, adalah seiyuu yang mengisi Agnes Tachyon (Uma Musume), Alya (Tokidoki Bosotto Russia-go de Dereru Tonari no Alya-san), Anastasia (The idolm@ster Cinderella Girls), Chisato Shiraragi (BanG Dream), Hayase Nagatoro (Ijiranaide, Nagatoro-san). Tingkah lakunya yang kocak, terutama saat mencoba makanan khas Indonesia membuat penonton terhibur ditambah sound effect primata mirip gorilla yang diperagakannya.
Malam harinya, AFAID25 ditutup dengan konser The Music of STUDIO GHIBLI. Konser ini dipadu oleh TOKYO ASIA Orchestra dari Jepang dan membawakan 4 penyanyi yaitu, Yoshikazu Mera, Sumi Shimamoto, Azumi Inoue, dan Yuyu. Awalnya penulis penasaran, mengapa AFAID menghadirkan orkestra sebagai penutupnya. Pertanyaan penulis terjawab sudah dengan ribuan orang hadir memadati setiap bangku penonton.
Penulis pribadi tidak begitu menghafal semua karya Ghibli. Namun, setiap lagu yang dipertunjukkan, hampir semuanya dapat dikenali oleh penonton awam seperti saya. Lagu-lagu tema dari Princess Mononoke, Kiki’s Delivery Service, Spirited Away, Howl’s Moving Castle, My Neighbour Totoro, Nausicaa of the Valley of the Wind menggaung indah di setiap sudut area konser AFAID25. Bahkan sempat diselipkan lagu dari Lupin the 3rd yang meski bukan dari Ghibli, tetapi ini adalah karya pertama dari Hayao Miyazaki. Konser berakhir pukul 21.30 WIB, ditutup dengan encore lagu dari serial Ponyo on the Cliff by the Sea.
Salah satu lagu yang dimainkan di konser Ghibli kemarin, Merry-Go-Round of Life dari Howl’s Moving Castle.
Akhir kata, penulis mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada SOZO, PK Entertaiment, dan Helmi Sugara Productions yang sudah memberikan kesempatan bagi penulis dan Regnbue dalam meliput AFAID25 selama 3 hari. Pengalaman berharga ini tentu akan menjadi harta karun bagi semua orang yang datang ke AFAID25 sambil menantikan AFAID selanjutnya. See you next year, AFAID!
