Kalau membicarakan pasukan kroco di seri Kamen Rider, biasanya mereka cuma berfungsi sebagai musuh pelengkap yang muncul untuk menghalangi protagonis sebelum monster utama turun tangan. Mereka memang bisa merepotkan karena biasanya jumlahnya banyak, tapi jarang ada keroco yang benar-benar menjadi ancaman serius. Namun, konsep itu justru dibuat berbeda di Kamen Rider Gavv lewat kehadiran Agent.
Sinopsis Kamen Rider Gavv
Untuk yang belum mengikuti seri ini, Kamen Rider Gavv menceritakan tentang Shoma Inoue atau Shoma Stomach, seorang pemuda yang memutuskan kabur dari keluarganya sendiri, keluarga Stomach. Mereka merupakan kelompok Granute yang menjadi antagonis utama sepanjang cerita. Dengan bantuan Gochizo, makhluk kecil berbentuk bungkus camilan yang menjadi sumber kekuatannya, Shoma berubah menjadi Kamen Rider Gavv untuk melindungi manusia dari para Granute yang memburu mereka demi kepentingan keluarga Stomach.
Setiap anggota keluarga Stomach memiliki beberapa Agent yang bertugas menjalankan berbagai misi. Sekilas penampilan mereka memang tidak jauh berbeda dari pasukan kroco di seri Kamen Rider lainnya. Namun, semakin cerita berjalan, semakin terlihat kalau Agent bukanlah bawahan biasa. Kekuatan mereka justru berada di atas monster mingguan yang muncul di setiap episode.
Hal tersebut berkali-kali diperlihatkan sepanjang seri. Shoma bahkan beberapa kali dibuat kewalahan saat menghadapi Agent secara langsung. Di sisi lain, monster mingguan yang biasanya menjadi ancaman utama justru bekerja di bawah pengawasan mereka. Konsep ini terasa cukup segar karena berbeda dengan kebanyakan seri Kamen Rider sebelumnya, di mana monster mingguan biasanya memiliki jabatan lebih tinggi dibanding pasukan kroco.
Menariknya lagi, Agent bisa dibilang menjadi “lawan sepadan” bagi Gochizo. Jika Gochizo merupakan sumber kekuatan yang membantu Shoma bertarung, maka Agent adalah aset tempur utama milik keluarga Stomach. Hal inilah yang membuat setiap kemunculan mereka selalu terasa lebih berbahaya dibanding monster mingguan biasa.
Agent adalah salah satu contoh pasukan kroco yang berhasil tampil menonjol di franchise Kamen Rider. Status mereka memang hanya bawahan, tetapi peran, kekuatan, dan ancaman yang mereka berikan membuat mereka terasa seperti mini boss yang harus dihadapi sebelum mencapai musuh utamanya.
