Mythbuster: Red Ga Guna?

Intro

Artikel kali ini akan sedikit berbeda dengan artikel biasanya dikarenakan ini bukan berupa artikel review operator seperti biasanya. Mythbuster adalah seri khusus yang akan membahas mengenai pertanyaan-pertanyaan random (dan terkadang kontroversial) yang muncul di komunitas Arknights dan kemudian menjawabnya secara objektif dan berbasis pada data dan bukan berbasis pada opini atau pendapat belaka.

Pertanyaan

Sauce: https://www.pixiv.net/en/artworks/80569305

Projekt Red (bukan, bukan yang ngerilis Cyberpunk 2077) adalah salah satu operator yang memunculkan kontroversi di komunitas Arknights dengan pertanyaan:

“Red guna nggak sih?”

Terlepas dari pendapatnya master KyostinV yang mengatakan:

“There’s no such thing as bad operators, only bad doctors.”

Dan terlepas dari fandom dimana Red sangat suka dengan yang empuk-empuk seperti ekornya Provence atau kuping (dan buntut) ras Vulpo lainnya. Red adalah operator yang memang cukup berbeda dengan operator lainnya.

Fakta

Mari kita buka artikel ini dengan beberapa fakta mengenai Red.

1. Red adalah operator Specialist

Dari sini saja sudah terlihat bahwa Red adalah operator dengan fungsi khusus, bukan seperti umum lainnya (seperti Vanguard, Defender, Guard, dst.). Operator dengan job Specialist adalah operator yang memiliki fungsi spesifik dan kegunaan spesifik.

2. Memiliki tag Fast-Redeploy dan Crowd-Control

Red adalah operator satu-satunya dengan kombinasi tag fast-redeploy dan crowd-control. Hal ini yang menjadikannya sebagai operator yang unik dan beda dengan operator lainnya.

Tag Fast-redeploy adalah tag yang hanya dimiliki oleh 1 operator lainnya (2 di server CN). Tag ini secara simpelnya menjadikan Red sebagai operator yang memiliki:

  • DP cost yang sangat rendah (berkisar di 7-9 DP tergantung promosi).
  • Kalau mati, bisa diredeploy kembali setelah 18 detik (16 detik jika Pot 4 keatas).

Tag ini menjadikannya sebagai unit yang bisa hidup lagi berkali-kali setelah dibunuh. Tag ini juga dimiliki oleh Gravel yang mana memiliki fungsi yang mirip dengan Red.

Tag Crowd-control adalah tag yang "literally sounds like what it says". Tag ini menjadikan Red dapat mengontrol keramaian ketika dideploy (satpol PP tapi goes Awoo), ini adalah tag yang tidak dimiliki oleh Gravel.

Pembahasan

Cara paling mudah untuk membandingkan Red adalah dengan membandingkannya dengan unit seperti Gravel. Singkat kata, Red adalah Gravel versi offensif, dengan skillset yang lebih beringas dibandingkan skillset Gravel yang lebih mengedepankan kemampuan defensifnya.

Kemampuan ofensif Red dapat dilihat dari dua hal yang mendefinisikan Red sebagai operator crowd-control.

1. Talentnya yang mem-bypass game mechanic

Red memiliki talent yang menjadikannya memiliki kemampuan untuk bypass atau “melewati” game mechanic. Arknights adalah game dimana musuh memiliki nilai DEF tertentu yang mana semakin tinggi DEF musuh maka semakin rendah damage output yang dapat dikeluarkan oleh operator.

Setiap serangan yang dikeluarkan oleh operator akan dihitung dengan rumus simpel operatorATK-enemyDEF, namun jika DEF musuh terlalu tinggi, maka damage output yang keluar dibatasi hanya 5% dari attack operator [1].

Disinilah talent Red mengeluarkan taringnya, Red memiliki talent yang menjadikannya untuk mengeluarkan damage output yang konsisten (minimal 30% di E2) berapapun DEF yang dimiliki musuh.

”Lah trus kenapa? Kan cuma 33%”

Boi, 33% sebenarnya SANGAT SIGNIFIKAN. Mari kita bandingkan dengan menggunakan angka secara objektif, mari kita bandingkan Red dengan tukang pukul (sangat kompeten) lainnya.

Bisa dilihat di tabel diatas, Red memiliki ATK yang cukup rendah jika dibandingkan dengan tukang pukul lainnya, jika DEF musuh bernilai 100, maka Red akan kalah jauh, tapi jika DEF musuh bernilai sangat tinggi (seperti Defender, Armed Militant, Defense Crusher), maka Red justru dapat mengeluarkan damage yang berkali lipat dibandingkan dengan tukang pukul lainnya.

“Kalo musuh gituan ya gua pake caster lah!”

Sounds good, tapi apakah castermu bisa datang tiba-tiba trus stun? Dan memperlambat musuh? (iya, Mostima bisa, tapi Mostima belum muncul di EN, itupun cuma slow, itupun mesti nunggu 60 detik dulu baru bisa dipake)

2. Stun on Deploy

Red memiliki skill yang sangat unit dan mungkin tidak ada pembandingnya sama sekali, yes, itu ada di skill keduanya. Skill Wolfpack adalah skill yang menjadikan Red sebagai operator yang ketika dideploy akan langsung mengeluarkan stun di area sekitarnya sekaligus mengeluarkan damage.

Deploy, Stun, Attack untill buff timer depleted, Retreat. Rinse and repeat.

Skill ini tidak menggunakan SP dan tidak dapat direcharge, namun itu tidak terlalu penting karena Red dapat dideploy setiap beberapa detik sekali. Jadi setiap kali Red muncul dideploy, Red dapat digunakan untuk stun lalu retreat, atau dibiarkan disitu sampai mati, lalu deploy kembali beberapa detik kemudian.

Skill ini unik, karena tidak banyak operator di Arknights yang dapat melakukan stun, apalagi secara konsisten, dan dengan durasi 3 detik.

Dari kedua informasi ini, dapat ditarik satu kesimpulan bahwa Red memiliki kemampuan yang tidak dapat dibandingkan dengan operator lain dan tidak dapat dilakukan dengan operator lainnya. Yaitu dengan menjadi serigala yang muncul secara tiba-tiba dengan memberi stun dan damage yang pasti tidak peduli berapa DEF musuh, lalu dapat menghilang sementara untuk menyerang sekali lagi.

Sejauh ini, tidak ada operator lainnya yang bisa muncul, stun, lalu pergi, dan stun kembali 16 detik kemudian.

“Lah trus Gravel buat apa dong?”

Gravel didrop untuk mengalihkan aggro musuh ke dirinya, lagipula, Gravel nggak punya kapabilitas ofensif seperti Red. Gravel adalah operator yang muncul untuk mengalihkan perhatian musuh sementara Red adalah operator yang muncul untuk  menghentikan pergerakan musuh sekaligus menyerang 1 unit musuh tidak peduli DEFnya.

“Trus makenya untuk pas kapan?”

Ingat laba-laba meledak? Ingat Sarkaz caster? That one.

“Emang worth apa resourcenya?”

Skill 2nya mencapai stun 2 detik di slv 7, dan mencapai stun 3 detik di slv M3. Apakah kamu benar-benar butuh stun 3 detik? Jika tidak, ya gausah di E2, ga perlu slv M3, karena Red di E1 saja sudah sangat cukup mampu untuk menahan musuh, dengan item yang tidak terlalu sulit untuk dicari (mungkin kecuali Manganese ore), Red sudah mencapai potensinya sebagai unit yang mampu mengontrol keramaian.

Bagaimana jika kamu memang ingin memiliki unit stun tiga detik? (atau kamu seneng dengan Red karena dia waifu atau dia precious). Ya silahkan, selagi punya mats yang cukup, sanity yang cukup, sangat dipersilahkan.

Kesimpulan

Apakah Red ga guna? O jelas sangat berguna, Red punya skillset dan role yang sangat unik, punya role yang beda jauh dengan Gravel meskipun sama-sama unit fast-redeploy.

“Trus cara makenya gimana?”

Drop Red di keramaian untuk:

  • Stun unit musuh agar bergerak lebih lambat mencapai lini pertahanan utama.
  • Stun unit musuh agar operator AOE dapat menyerang dan operator defender dapat bernafas lebih lega.
  • Lockdown unit musuh yang memiliki DEF tebal dengan memblokir ruang geraknya, sambil dicicil.

Sauce: https://www.pixiv.net/en/artworks/74657301

[1] Phys_Damage dirujuk dari https://gamepress.gg/arknights/gameplay-basics/arknights-mechanics-behind-numbers-damage-formula